SQL (Structured Query Language)

Belum tahu apa itu SQL (Structured Query Language)? Ketahui semua informasi tentang SQL (Structured Query Language) hanya di Kamus IT Techbuddy, mulai dari definisi, pengertian, fungsi, dan lain sebagainya

Oleh: Rendy Andriyanto
Mengenal Apa itu SQL

Pengertian SQL (Structured Query Language)

SQL adalah bahasa pemrograman yang dirancang khusus untuk mengelola data yang disimpan dalam sistem manajemen basis data relasional (RDBMS). Dikembangkan pada tahun 1970-an, SQL menjadi standar dalam industri untuk berinteraksi dengan basis data (database).

Menggunakan SQL, kamu bisa melakukan berbagai operasi seperti memasukkan, memperbarui, menghapus, dan mengambil data dari basis data. Keunikan SQL terletak pada kemampuannya untuk berinteraksi dengan basis data yang besar dan kompleks dengan cara yang efisien dan mudah.

Fungsi SQL

SQL memiliki peran krusial dalam dunia teknologi dan sains informasi. Beberapa fungsinya meliputi:

  • Manajemen Data: SQL digunakan untuk memasukkan, memodifikasi, dan mengelola data dalam basis data.
  • Pemrosesan Transaksi: SQL mendukung transaksi, yang penting dalam memastikan keandalan dan konsistensi data.
  • Pembaruan Skema dan Struktur Basis Data: SQL memungkinkan modifikasi struktur basis data, seperti menambah atau menghapus tabel dan kolom.
  • Analisis Data: SQL juga digunakan untuk analisis data, memungkinkan pengambilan informasi dan wawasan dari dataset besar.

Perintah Dasar SQL

Terdapat 4 perintah dasar yang dapat dilakukan menggunakan SQL.

1. DDL (Data Definition Language)

DDL memungkinkan kamu untuk menentukan dan memodifikasi struktur basis data. Perintah utama DDL meliputi:

  • CREATE: Untuk membuat basis data dan objek basis data baru.
  • ALTER: Untuk memodifikasi struktur objek yang ada.
  • DROP: Untuk menghapus objek dari basis data.

2. DML (Data Manipulation Language)

DML berfokus pada manipulasi dan pengelolaan data. Beberapa perintah utamanya adalah:

  • SELECT: Untuk mengambil data dari basis data.
  • INSERT: Untuk memasukkan data ke dalam tabel.
  • UPDATE: Untuk memperbarui data yang ada.
  • DELETE: Untuk menghapus data.

3. DCL (Data Control Language)

DCL digunakan untuk mengontrol akses ke data dalam basis data. Perintah utama termasuk:

  • GRANT: Memberikan hak akses pengguna.
  • REVOKE: Menghapus hak akses pengguna.

4. TCL (Transaction Control Language)

TCL mengelola transaksi dalam basis data. Ini termasuk:

  • COMMIT: Untuk menyimpan transaksi secara permanen.
  • ROLLBACK: Untuk membatalkan transaksi.
  • SAVEPOINT: Untuk membuat titik dalam transaksi yang bisa dirollback.

Contoh Penerapan SQL pada Sebuah Program

Penasaran apa saja tugas dan fungsi SQL pada sebuah program? Baca ulasan berikut.

1. Pengelolaan Basis Data Perusahaan

SQL digunakan secara luas dalam sistem manajemen basis data perusahaan seperti Microsoft SQL Server, Oracle Database, dan IBM DB2. Dalam lingkungan ini, SQL memungkinkan penyimpanan, manipulasi, dan pengambilan data yang aman dan efisien. Perusahaan mengandalkan fitur-fitur canggih SQL untuk menangani data transaksional, analitik, dan bisnis.

2. Pengembangan Aplikasi Web

Dalam pengembangan web, SQL berperan vital dalam interaksi antara aplikasi web dan basis data. Bahasa ini digunakan untuk mengirim dan menerima data, memungkinkan aplikasi web untuk menyediakan konten dinamis dan responsif. Contohnya termasuk sistem manajemen konten seperti WordPress dan Drupal yang menggunakan SQL untuk mengelola data.

3. Analisis Data dan Big Data

SQL memiliki peran kunci dalam analisis data, terutama dalam menangani Big Data. Alat seperti Apache Hive, yang digunakan di atas Hadoop, memungkinkan penggunaan SQL untuk memproses data terstruktur besar. Ini mempermudah analis untuk mengakses, mengelola, dan menganalisis data dalam skala besar.

4. Sistem Manajemen Inventori

SQL digunakan dalam sistem manajemen inventori untuk memantau barang, mengelola stok, dan mencatat transaksi. Dengan SQL, perusahaan dapat mengelola database inventori yang kompleks, memastikan akurasi data, dan efisiensi operasional.

5. Aplikasi Mobile

Dalam pengembangan aplikasi mobile, SQL digunakan untuk menyimpan data secara lokal pada perangkat. Basis data seperti SQLite, yang menggunakan varian SQL, memungkinkan penyimpanan data aplikasi mobile secara efisien dan aman, membantu dalam pencarian data, dan sinkronisasi dengan server cloud.

Perbedaan antara SQL dan MySQL

SQL

  • SQL adalah bahasa standar untuk mengakses dan memanipulasi basis data.
  • Merupakan bahasa pemrograman yang digunakan dalam RDBMS.
  • Bersifat deklaratif, fokus pada apa yang ingin dicapai tanpa menjelaskan bagaimana cara mencapainya.

MySQL

  • MySQL adalah sistem manajemen basis data, yang menggunakan SQL sebagai bahasa antarmukanya.
  • Merupakan perangkat lunak sumber terbuka yang tersedia gratis.
  • MySQL dirancang untuk menyediakan solusi basis data yang cepat, handal, dan mudah digunakan.

Kesimpulannya, SQL adalah bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dengan basis data, sementara MySQL adalah sistem manajemen basis data yang menerapkan bahasa SQL. Keduanya saling melengkapi: SQL memungkinkan penggunaan MySQL, dan MySQL adalah salah satu dari banyak sistem manajemen basis data yang memanfaatkan SQL.

5 Aplikasi Database yang Mendukung SQL

Memilih sistem manajemen basis data yang tepat bergantung pada kebutuhan spesifik proyek atau organisasi. Dari server basis data berskala besar seperti Microsoft SQL Server dan Oracle, hingga solusi lebih ringan seperti MySQL dan SQLite, setiap sistem menawarkan fitur unik yang dapat mendukung berbagai aplikasi.

1. Microsoft SQL Server

Microsoft SQL Server adalah sistem manajemen basis data relasional yang dikembangkan oleh Microsoft. Dirancang untuk aplikasi e-commerce, data warehousing, dan aplikasi yang membutuhkan kecepatan tinggi untuk memproses transaksi besar.

SQL Server menawarkan integrasi yang mulus dengan produk Microsoft lainnya, seperti Microsoft Azure dan Power BI, memungkinkan analisis data lanjutan dan solusi cloud. Keamanannya yang tinggi dan skalabilitasnya menjadikannya pilihan populer di kalangan perusahaan besar.

2. Oracle Database

Oracle Database, sering disebut sebagai Oracle RDBMS, adalah salah satu sistem manajemen basis data paling kuat dan handal di pasaran. Terkenal dengan performanya dalam menangani data besar, kompleksitas tinggi, dan transaksi intensif.

Oracle Database menyediakan solusi canggih seperti partisi tabel, replikasi data, dan pengolahan paralel. Oracle juga menawarkan Oracle Cloud, yang mengintegrasikan basis data dengan layanan cloud.

3. MySQL

MySQL, yang sekarang dimiliki oleh Oracle Corporation, adalah sistem manajemen basis data sumber terbuka yang sangat populer. MySQL adalah pilihan utama untuk aplikasi web, terutama karena kompatibilitasnya yang baik dengan PHP dan Apache Web Server.

Sering digunakan oleh situs web dinamis dan aplikasi berbasis web karena kemudahannya dalam penggunaan, fleksibilitas, dan kinerja yang efisien dalam lingkungan hosting bersama.

4. PostgreSQL

PostgreSQL adalah sistem manajemen basis data objek-relasional sumber terbuka. Dikenal dengan arsitekturnya yang kuat, keandalan, dan dukungan untuk fitur-fitur canggih seperti transaksi ACID, hStore (untuk menyimpan data key-value), dan JSONB (untuk menyimpan data JSON).

PostgreSQL sering menjadi pilihan bagi pengembang yang membutuhkan solusi basis data yang canggih dan mampu menangani beban kerja yang beragam dengan efisien.

5. SQLite

SQLite adalah perpustakaan yang menyediakan sistem manajemen basis data relasional ringan. Berbeda dengan sistem manajemen basis data lainnya, SQLite tidak menggunakan model client-server.

Basis datanya adalah file independen, yang menjadikannya ideal untuk perangkat dengan sumber daya terbatas seperti smartphone, perangkat IoT, atau aplikasi yang membutuhkan portabilitas tinggi.

Kabar Terkait

Kamus IT -

Server

Belum tahu apa itu Server? Ketahui semua informasi tentang Server hanya di Kamus IT Techbuddy, mulai dari definisi, pengertian, fungsi, dan lain sebagainya

Mengenal Apa itu Server
Kamus IT -

Screen Tearing

Belum tahu apa itu Screen Tearing? Ketahui semua informasi tentang Screen Tearing hanya di Kamus IT Techbuddy, mulai dari definisi, pengertian, fungsi, dan lain sebagainya

Mengenal Apa itu Screen Tearing
Kamus IT -

Software as a service (SaaS)

Belum tahu apa itu Software as a service (SaaS)? Ketahui semua informasi tentang Software as a service (SaaS) hanya di Kamus IT Techbuddy, mulai dari definisi, pengertian, fungsi, dan lain sebagainya

Mengenal Apa itu SaaS
Kamus IT -

SEO (Search Engine Optimization)

Belum tahu apa itu SEO (Search Engine Optimization)? Ketahui semua informasi tentang SEO (Search Engine Optimization) hanya di Kamus IT Techbuddy, mulai dari definisi, pengertian, fungsi, dan lain sebagainya

Mengenal Apa Itu SEO
Kamus IT -

Spyware

Belum tahu apa itu Spyware? Ketahui semua informasi tentang Spyware hanya di Kamus IT Techbuddy, mulai dari definisi, pengertian, fungsi, dan lain sebagainya

Mengenal Apa itu Spyware