DNS (Domain Name System)

Belum tahu apa itu DNS (Domain Name System)? Ketahui semua informasi tentang DNS (Domain Name System) hanya di Kamus IT Techbuddy, mulai dari definisi, pengertian, fungsi, dan lain sebagainya

Oleh: Rendy Andriyanto
Mengenal Apa itu DNS

Pengertian DNS

Hampir setiap interaksi online dimulai dengan sebuah nama domain. Ketika kamu mengetikkan alamat web di browser, seperti “www.google.com”, apa yang sebenarnya terjadi di balik layar? Jawabannya terletak pada sistem yang disebut Domain Name System (DNS).

DNS merupakan salah satu komponen kunci dalam infrastruktur internet, berfungsi sebagai jembatan antara nama domain yang mudah diingat manusia dengan alamat IP (Internet Protocol) yang digunakan oleh komputer dan perangkat lainnya untuk berkomunikasi di jaringan.

DNS beroperasi seperti buku telepon internet. Setiap kali kamu memasukkan nama domain, DNS bertindak sebagai penerjemah, mengkonversi nama domain tersebut menjadi alamat IP yang diperlukan untuk menemukan dan mengakses sumber daya internet.

Proses ini memungkinkan pengguna untuk mengakses situs web, mengirim email, dan melakukan kegiatan online lainnya dengan mudah tanpa perlu menghafal serangkaian angka yang rumit.

Cara Kerja DNS

Ada 2 cara DNS bekerja, kedua-duanya sangat berguna baik untuk pemilik website ataupun pengguna internet.

1. Proses Resolusi Nama Domain

Bagaimana DNS mengubah nama domain menjadi alamat IP? Proses ini disebut resolusi nama domain. Mari kita ikuti langkah-langkahnya:

  1. Pencarian Awal: Saat kamu memasukkan nama domain di browser, permintaan pertama dikirim ke resolver DNS, biasanya dioperasikan oleh penyedia layanan internet (ISP) kamu.
  2. Query ke Root Server: Resolver mengirim query ke root server DNS. Root server tidak menyimpan informasi detail, tetapi mengarahkan ke TLD (top-level domain) server, seperti untuk .com, .net, atau lainnya.
  3. Kunjungan ke TLD Server: TLD server memiliki informasi tentang domain yang lebih spesifik dan mengarahkan ke authoritative name server, server yang memiliki data akurat tentang nama domain yang dimaksud.
  4. Respon dari Authoritative Server: Akhirnya, authoritative server memberikan alamat IP yang sesuai ke resolver, yang kemudian diteruskan ke browser kamu.

2. Peningkatan Efisiensi dengan Caching

Salah satu aspek penting dari DNS adalah caching. Setelah resolver mengetahui alamat IP dari sebuah nama domain, ia akan menyimpan informasi tersebut untuk sementara waktu. Ini memungkinkan proses resolusi menjadi lebih cepat untuk permintaan berikutnya ke domain yang sama.

Bagian Utama DNS

1. Root Server

Root server berperan sebagai level tertinggi dalam hirarki DNS. Server ini tidak menyimpan informasi spesifik tentang domain, tetapi menunjukkan arah ke server TLD (Top-Level Domain). Ada 13 root server yang berbeda, diberi label A sampai M, tersebar di seluruh dunia untuk memastikan redundansi dan keandalan.

2. TLD Server

TLD server menyimpan informasi tentang domain berdasarkan ekstensinya, seperti .com, .org, .net, dan lainnya. TLD server mengarahkan query ke server yang lebih spesifik, yakni authoritative name server, yang memiliki data akurat tentang nama domain yang dimaksud.

3. Authoritative Name Server

Ini adalah server yang menyimpan data DNS sebenarnya untuk sebuah domain, termasuk informasi seperti alamat IP, mail exchange server, dan lainnya. Saat resolver DNS meminta informasi, authoritative name server adalah tempat di mana data akurat bisa ditemukan.

4. DNS Resolver

Resolver bertindak sebagai perantara antara pengguna dan server DNS. Ketika kamu memasukkan sebuah domain di browser, resolver mengambil permintaan itu dan melakukan serangkaian query ke berbagai server DNS untuk menemukan alamat IP yang sesuai. Resolver juga bertanggung jawab untuk caching data, mempercepat proses untuk permintaan berikutnya.

Jenis-Jenis DNS

1. DNS Rekursif

Ini adalah jenis resolver yang menerima query dari klien (seperti browser web) dan bertanggung jawab untuk melacak server DNS yang memiliki data yang dibutuhkan. Jika tidak memiliki informasi tersebut di cache, resolver akan melakukan serangkaian query ke server lain hingga mendapat jawaban.

2. Authoritative DNS

Ini adalah server yang menyimpan data DNS asli atau ‘otoritatif’ untuk sebuah domain. Authoritative DNS akan memberikan informasi yang akurat dan terkini mengenai domain tertentu, termasuk alamat IP dan informasi lainnya.

3. Public DNS

Public DNS adalah layanan DNS yang ditawarkan oleh perusahaan seperti Google (8.8.8.8) atau Cloudflare (1.1.1.1). Layanan ini bertujuan untuk memberikan resolver DNS yang cepat dan aman kepada pengguna umum.

4. Private DNS

Berbeda dengan Public DNS, Private DNS biasanya dioperasikan oleh organisasi atau ISP untuk penggunaan internal. Ini memungkinkan kontrol yang lebih besar atas permintaan dan respon DNS di dalam jaringan mereka.

5. DNS Forwarding

DNS forwarding terjadi ketika resolver DNS mengonfigurasi untuk meneruskan query ke server DNS lain. Ini berguna untuk mengelola lalu lintas DNS atau untuk caching keperluan efisiensi.

6. Reverse DNS

Reverse DNS (rDNS) melakukan pencarian kebalikan: menemukan nama domain yang terkait dengan alamat IP tertentu. Ini sering digunakan dalam log server dan sistem keamanan untuk melacak sumber permintaan.

Kabar Terkait

Kamus IT -

Domain

Belum tahu apa itu Domain? Ketahui semua informasi tentang Domain hanya di Kamus IT Techbuddy, mulai dari definisi, pengertian, fungsi, dan lain sebagainya

Mengenal Apa itu Domain
Kamus IT -

Deep Web

Belum tahu apa itu Deep Web? Ketahui semua informasi tentang Deep Web hanya di Kamus IT Techbuddy, mulai dari definisi, pengertian, fungsi, dan lain sebagainya

Mengenal Apa itu Deep Web
Kamus IT -

Database

Belum tahu apa itu Database? Ketahui semua informasi tentang Database hanya di Kamus IT Techbuddy, mulai dari definisi, pengertian, fungsi, dan lain sebagainya

Memahami Definisi Database
Kamus IT -

Data Science

Belum tahu apa itu Data Science? Ketahui semua informasi tentang Data Science hanya di Kamus IT Techbuddy, mulai dari definisi, pengertian, fungsi, dan lain sebagainya

Memahami Definisi Data Science
Kamus IT -

Data Breach

Belum tahu apa itu Data Breach? Ketahui semua informasi tentang Data Breach hanya di Kamus IT Techbuddy, mulai dari definisi, pengertian, fungsi, dan lain sebagainya

Memahami Definisi Data Breach