Ransomware

Belum tahu apa itu Ransomware? Ketahui semua informasi tentang Ransomware hanya di Kamus IT Techbuddy, mulai dari definisi, pengertian, fungsi, dan lain sebagainya

Oleh: Rendy Andriyanto
Memahami Definisi Ransomware

Memahami Definisi Ransomware : "Bug, Virus, Computer" tersedia di https://pixabay.com/photos/bug-virus-computer-hack-hacking-4297771/

Definisi Ransomware

Microsoft mendefinisikan ransomware sebagai jenis perangkat lunak berbahaya (malware) yang merampas kontrol atas file pada sistem komputer pengguna dan meminta pembayaran tebusan agar akses ke file tersebut dapat dikembalikan.

Menurut Kaspersky, ransomware adalah jenis malware yang mencegah pengguna mengakses sistem atau data mereka. Akses ini kemudian dijadikan ‘sandera’ dan hanya akan dikembalikan setelah pengguna membayar tebusan.

Apa itu Ransomware?

Ransomware adalah jenis malware yang dirancang untuk menahan data pengguna sebagai sandera dengan mengenkripsi file dan sistem mereka. Selanjutnya, para penyerang meminta tebusan, biasanya dalam bentuk cryptocurrency seperti Bitcoin, agar data tersebut dapat dikembalikan.

Di dunia cyber security, ransomware telah menjadi bentuk serangan yang semakin meresahkan. Dari individu hingga organisasi besar, tidak ada yang kebal dari ancaman ini. Ransomware adalah bentuk perangkat lunak jahat atau malware yang menahan data pengguna sebagai tebusan.

Fungsi dan Tujuan Ransomware

Fungsi utama dari ransomware adalah untuk mendapatkan keuntungan finansial. Penyerang menggunakan ransomware untuk mengenkripsi data di sistem korban dan kemudian meminta tebusan agar data tersebut bisa diakses kembali.

Meskipun motif utama serangan ini biasanya keuntungan finansial, ada juga kasus di mana ransomware digunakan sebagai alat sabotase atau gangguan terhadap sebuah organisasi atau infrastruktur.

Cara Kerja Ransomware

Ransomware bekerja dengan cara menginfeksi sistem komputer pengguna, biasanya melalui teknik spear-phishing yang mengandung link atau lampiran berbahaya.

Setelah sistem terinfeksi, ransomware akan segera bekerja dengan mengenkripsi file penting dan data pengguna. Selanjutnya, pesan tebusan akan ditampilkan, meminta korban untuk membayar sejumlah uang dalam bentuk cryptocurrency.

Jenis-Jenis Ransomware

Terdapat beberapa jenis ransomware yang dikenal, antara lain:

  1. Crypto ransomware: Ini adalah jenis ransomware yang paling umum, yang bekerja dengan mengenkripsi file pengguna dan meminta tebusan untuk mendapatkan kunci dekripsi.
  2. Locker ransomware: Jenis ransomware ini mengunci layar pengguna atau mencegah akses ke sistem operasi sepenuhnya.
  3. Scareware: Meski tidak secara teknis termasuk ransomware, scareware bekerja dengan cara menakut-nakuti pengguna dan mengklaim bahwa komputer mereka telah terinfeksi virus, kemudian meminta pembayaran untuk ‘membersihkan’ sistem.

Cara Pencegahan Ransomware

Pencegahan adalah langkah terbaik dalam melawan ransomware. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah serangan ransomware antara lain:

  1. Pembaruan software: Memastikan semua software dan sistem operasi selalu diperbarui adalah cara yang efektif untuk mencegah serangan ransomware.
  2. Edukasi pengguna: Pengguna harus diajarkan tentang bahaya dari email dan lampiran yang mencurigakan, serta pentingnya untuk tidak mengklik link yang tidak dikenal.
  3. Pencadangan data: Membuat cadangan data secara rutin dapat membantu memulihkan file jika sistem terinfeksi ransomware.
  4. Menggunakan perangkat lunak keamanan yang baik: Antivirus dan firewall yang handal dapat membantu melindungi sistem dari serangan ransomware.

Sejarah dan Perkembangan Ransomware

Ransomware pertama kali muncul pada akhir tahun 1980-an dalam bentuk ‘Trojan horse’. Namun, ransomware modern seperti yang kita kenal sekarang mulai muncul sekitar tahun 2005, dengan varian seperti CryptoLocker dan WannaCry menjadi contoh serangan yang paling dikenal.

Perkembangan teknologi dan peningkatan penggunaan cryptocurrency telah membuat ransomware menjadi lebih rumit dan sulit untuk ditangani. Meski demikian, upaya-upaya pencegahan dan mitigasi terus dilakukan untuk melawan ancaman ini.

Kabar Terkait

Kamus IT -

Resistor

Belum tahu apa itu Resistor? Ketahui semua informasi tentang Resistor hanya di Kamus IT Techbuddy, mulai dari definisi, pengertian, fungsi, dan lain sebagainya

Mengenal Apa itu Resistor
Kamus IT -

Refresh Rate

Belum tahu apa itu Refresh Rate? Ketahui semua informasi tentang Refresh Rate hanya di Kamus IT Techbuddy, mulai dari definisi, pengertian, fungsi, dan lain sebagainya

Memahami Definisi Refresh Rate
Kamus IT -

Roaming

Belum tahu apa itu Roaming? Ketahui semua informasi tentang Roaming hanya di Kamus IT Techbuddy, mulai dari definisi, pengertian, fungsi, dan lain sebagainya

Memahami Definisi Roaming
Kamus IT -

ROM (Read-Only Memory)

Belum tahu apa itu ROM (Read-Only Memory)? Ketahui semua informasi tentang ROM (Read-Only Memory) hanya di Kamus IT Techbuddy, mulai dari definisi, pengertian, fungsi, dan lain sebagainya

ROM (Read-Only Memory)
Kamus IT -

RFID (Radio Frequency Identification)

Belum tahu apa itu RFID (Radio Frequency Identification)? Ketahui semua informasi tentang RFID (Radio Frequency Identification) hanya di Kamus IT Techbuddy, mulai dari definisi, pengertian, fungsi, dan lain sebagainya

RFID (Radio Frequency Identification)