TCP (Transmission Control Protocol)

Belum tahu apa itu TCP (Transmission Control Protocol)? Ketahui semua informasi tentang TCP (Transmission Control Protocol) hanya di Kamus IT Techbuddy, mulai dari definisi, pengertian, fungsi, dan lain sebagainya

Oleh: Mercurius Julian Saputra
Mengenal Apa itu TCP

Pengertian TCP (Transmission Control Protocol)

TCP atau Transmission Control Protocol adalah salah satu protokol komunikasi utama yang digunakan di internet. Protokol ini berperan penting dalam pengiriman data dari satu komputer ke komputer lain melalui jaringan.

TCP bekerja di lapisan transportasi dari suite protokol internet, yang bertanggung jawab untuk memastikan data dikirimkan secara akurat dan andal.

Fungsi utama TCP adalah membagi informasi yang kamu kirim melalui internet menjadi paket-paket data yang lebih kecil. Setelah paket data tiba di tujuan, TCP bertanggung jawab untuk mengumpulkan kembali paket-paket tersebut sehingga informasi yang diterima lengkap dan utuh.

Proses ini vital untuk menjaga integritas data dan memastikan bahwa apa yang kamu kirimkan diterima sesuai dengan aslinya.

Cara Kerja TCP

Cara kerja TCP dalam mengirimkan data di internet bisa dilihat sebagai proses yang cermat dan kompleks. Pertama, ketika data siap untuk dikirim, TCP membaginya menjadi beberapa paket. Setiap paket diberi nomor urut, yang memungkinkan penerima untuk menyusun kembali paket data dalam urutan yang benar.

Setelah paket dikirim, TCP di sisi penerima akan mengirimkan pemberitahuan atau ACK (Acknowledgement) setiap kali satu paket data diterima. Jika ada paket yang hilang atau rusak selama transmisi, TCP di sisi pengirim akan mengulang pengiriman paket tersebut. Mekanisme ini memastikan bahwa semua data dikirimkan secara lengkap dan tanpa kesalahan.

cara kerja tcp
Foto: LearnTCPIP

TCP juga mengontrol laju pengiriman data dengan mekanisme yang disebut kontrol aliran. Ini penting untuk menghindari kelebihan data di jaringan atau di komputer penerima. Jika penerima tidak dapat mengolah data dengan cepat, TCP akan mengurangi kecepatan pengiriman data untuk menjaga stabilitas jaringan.

Perbedaan antara TCP dengan IP

Salah satu kesalahpahaman umum dalam memahami jaringan internet adalah menganggap TCP dan IP (Internet Protocol) sebagai satu entitas yang sama. Namun, keduanya memiliki peran dan fungsi yang berbeda dalam proses komunikasi data.

TCP, seperti telah dijelaskan, bertugas memastikan data dikirimkan secara andal dan dalam urutan yang benar. Ini dicapai melalui mekanisme pembagian data menjadi paket, pengiriman ulang paket yang hilang, dan kontrol aliran untuk menjaga stabilitas jaringan.

Di sisi lain, IP bertugas untuk mengatur pengiriman paket-paket tersebut ke alamat yang benar. Setiap perangkat di jaringan memiliki alamat IP yang unik, dan IP bertugas untuk mengirimkan setiap paket ke alamat tujuannya. IP bekerja di lapisan yang lebih rendah dibandingkan TCP, yaitu di lapisan internet suite protokol.

Jadi, sementara TCP bertanggung jawab untuk integritas dan urutan data, IP bertanggung jawab untuk rute pengiriman data. Kombinasi keduanya memungkinkan komunikasi data yang efektif dan andal di internet.

Protokol-Protokol dalam Suite TCP/IP

Suite protokol TCP/IP terdiri dari berbagai protokol yang bekerja bersama untuk memungkinkan berbagai jenis komunikasi data di internet. Protokol-protokol ini bisa dikelompokkan berdasarkan fungsinya:

1. Protokol Lapisan Aplikasi:

  • HTTP (Hypertext Transfer Protocol): Digunakan untuk transfer data di World Wide Web.
  • SMTP (Simple Mail Transfer Protocol): Protokol untuk pengiriman email.
  • FTP (File Transfer Protocol): Digunakan untuk transfer file antara client dan server.

2. Protokol Lapisan Transportasi:

  • TCP (Transmission Control Protocol): Seperti telah dijelaskan, TCP menjamin pengiriman data yang andal.
  • UDP (User Datagram Protocol): Protokol yang lebih sederhana dan lebih cepat daripada TCP, tetapi tidak menjamin pengiriman data.

3. Protokol Lapisan Internet:

  • IP (Internet Protocol): Protokol ini, termasuk IPv4 dan IPv6, bertanggung jawab untuk mengirimkan paket data ke alamat yang benar.
  • ICMP (Internet Control Message Protocol): Digunakan untuk mengirimkan pesan kontrol dan error, seperti ketika suatu tujuan tidak dapat dijangkau.

4. Protokol Lapisan Akses Jaringan:

  • ARP (Address Resolution Protocol): Menerjemahkan alamat IP ke alamat fisik (MAC address).
  • RARP (Reverse Address Resolution Protocol): Kebalikan dari ARP, menerjemahkan alamat fisik ke alamat IP.

Contoh Penggunaan TCP 

1. Transfer File dengan FTP (File Transfer Protocol)

FTP menggunakan TCP untuk transfer data antara client dan server. TCP memastikan bahwa semua data file yang dikirim sampai tanpa kesalahan dan dalam urutan yang tepat. Selama transfer file, TCP mengelola kontrol aliran dan error checking untuk memastikan integritas file yang ditransfer.

2. Pengiriman Email dengan SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)

SMTP, protokol yang digunakan untuk pengiriman email, juga bergantung pada TCP. Di sini, TCP digunakan untuk mengirimkan pesan email dari server pengirim ke server penerima. Keandalan TCP memastikan bahwa semua bagian email, termasuk header, isi, dan lampiran, dikirimkan secara lengkap dan urut.

Kabar Terkait

Kamus IT -

Trojan

Belum tahu apa itu Trojan? Ketahui semua informasi tentang Trojan hanya di Kamus IT Techbuddy, mulai dari definisi, pengertian, fungsi, dan lain sebagainya

Mengenal Apa itu Trojan
Kamus IT -

Transistor

Belum tahu apa itu Transistor? Ketahui semua informasi tentang Transistor hanya di Kamus IT Techbuddy, mulai dari definisi, pengertian, fungsi, dan lain sebagainya

Mengenal Apa itu Transistor
Kamus IT -

Thermal Paste

Belum tahu apa itu Thermal Paste? Ketahui semua informasi tentang Thermal Paste hanya di Kamus IT Techbuddy, mulai dari definisi, pengertian, fungsi, dan lain sebagainya

Mengaplikasikan thermal paste pada prosesor